Minggu, 29 Oktober 2017

Pekan Qur'an Tadulako



Resume Seminar Qur’an : Pekan Qur’an Tadulako

Baru liat pertama kali poster dari seminar ini, dibenak saya langsung terpikir wah saya harus ikut ini, pasti acaranya keren abis. Dan benar saja, sesampainya saya disana pembukaan  diawali dengan lantunan ayat qur’an dilanjutkan dengan penampilan dari kafilah yang mengikuti lomba tahun ini di malang terkait korupsi yang pemaparannya buat saya merinding, keren sekali soalnya haha.

Materi I : Bagaimana membentuk generasi Qur’an
Oleh : Nurdin Hanafi, S.Ag

-Membaca al-qur’an harus dengan iman serta keikhlasan, sehingga dengan iman dapat memberikan manfaat sekaligus pahala
-Mengapa banyak yang malas baca qur’an kemungkinan besar karena tidak tahu manfaatnya
- kita harus yakin, islam itu akan tegak, dengan apa ? dengan qur’an karena hal itu telah disebutkan dalam al qur’an surat an nur ayat 55:
اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
-Dengan adanya janji itu bertambahlah semangat kita untuk berjayanya islam itu sekali lagi
-walau perppu ormas sudah disahkan tapi jika allah katakan barangsiapa yang memadamkan cahaya Allah dengan tipu daya, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya ( As saff ayat 8)
-tidak penting apakah kita hidup dizaman gemilang itu tapi bagaiamana kita turut andil untuk mengembalikan zaman itu
-setidaknya kita harus jadi pondasi bagi generasi dimasa depan
Saya terharu mendengarkan penjelasan beliau, seakan termotivasi lagi untuk turut andil demi berjayanya islam, pada akhir sesi materi 1, kita juga diajarkan cara menghafal Al-qur’an dengan mengulang 20 kali pada ayat yang sama- juga pada saat itu langsung dipratekkan (talaqqi sebanyak 3 kali)

Materi II : membentuk generasi Intelektual
Oleh : Dr. Ir. Muhd. Nur Sangadji, DEA

-Mengapa rata-rata orang Indonesia, susah berbahasa inggris ? karena mereka diajarkan berfikir dulu baru berbahasa
-padahal jika ingin berbahasa inggris, cara mempelajarinya ialah berbahasa dulu walau salah baru difikir
-kebiasaan kita adalah terlalu banyak memproduksi alasan, jadi mulai sekarang jangan sampai membuat alasan dan selalu terpacu untuk belajar

Tips yang dibawa pulang dari kedua pemateri
-Gunakan selalu al qur’an sebagai pedoman hidup
-bacaan harus diamalkan (sami’na wa ato’na)
-make a habit (kebiasaan akan muncul apabila selalu dilakukan berulang dan belajar dari kesalahan)
-buat critical situation agar kamu terpacu untuk terus bergerak dan belajar
-ikhlas
-dan letakkan dalam pikiranmu bahwa kamu bisa!

Ahad, 29 Oktober 2017
Lokasi : IT Center Universitas Tadulako

Tanggal 3-5 November Akan dilaksanakan Mukhayyam (Camping) Qur’an Mahasiswa, insya allah mau ikut juga kalo tidak ada halangan hehe

Art Of Dakwah


Art Of Dakwah

Penulis : Felix Y. Siauw
Visual : Emeralda Noor Achni
Penerbit : Al Fatih Press

Awal melihat buku ini, dari covernya saja tampak sangat menarik, sehingga dalam benak akan muncul pertanyaan, apa ya kira-kira isi buku ini? Pembahasan yang ringan, serta halaman yang full colour membuat kita tak mengira bahwa ketebalan bukunya adalah 160 Halaman.

Ada salah satu halaman yang buat saya kembali merenung, ah pada akhirnya semua tentang cinta, begitupun dakwah, dakwah itu ya cinta. karena aku ingin kamu merasakan nikmat keislaman yang aku rasakan. karena cinta pada saudara seakidahlah muncul dakwah untuk menyerukan kepada yang ma'ruf dan menjauhi yang mungkar

Halaman 49 adalah salah satu halaman yang membuat saya terharu dikatakan, dakwah adalah berbagi tentang apa yang kita rasakan, tentang apa yang orang lain rasakan, karena kita peduli, karena kita menyayangi mereka, dakwah itu cinta.

Karena kita mencintai Allah maka kita memahami bahwa dakwah itu kewajiban darinya, yang dahulunya di emban pada para Nabi & Rasul. Namun sekarang menjadi Amanah bagi umat muslim untuk melanjutkan.

Buku ini mengajarkan kita, bahwa jika kamu mencintai saudaramu, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdakwah. salah satunya dengan dengan dakwah visual. Dimana tampilan yang dikemas secara unik akan lebih sedap dipandang tentu tidak dengan mengubah konten dakwah.

#ResensiBuku
#artofdakwah
#IChallengeMySelf
#Baca1Buku1Hari

Sabtu, 28 Oktober 2017

Muslimah Zaman Now


Awalnya ikut kegiatan ini karena penasaran, apasih yang bakalan dibahas di muslimah zaman now, berkat pertemuan ini secara tidak langsung kita tersadarkan, bahwa ada jurang besar yang terbentang sehingga mengapa banyak sekali terjadi kerusakan pada anak muda zaman now. pada materi kedua dijelaskan tentang campur baur, dimana kita tak mengenal bahwa ada hukum islam yang mengatur tentang interaksi lawan jenis, yang mungin kita sudah tau, tapi dengan ikut kegiatan ini kita diingatkan kembali. Sekali lagi saya hanya mengikuti sebagian materi pada sesi pertama karena ada urusan yang dikerjakan terlebih dahulu

Materi I : Jika Hatimu Tersentuh Cinta
oleh : Ukhti Fahrunisa

Tanda-tanda cinta : kagum, berharap, banyak menyebut, berkorban, ridho.
jika belum siap menyelami cinta, jangan pacaran. karena menyelami cinta harus ada tahapan yang dipelajari terlebih dahulu.
yang perlu dilakukan agar tak terjebak kedalam aktivtas pacaran
-mengisi hari dengan beribadah (kualitas ibadah diperbaiki)
-menyibukkan diri dengan hal yang bermanfaat
-hijrah dari lingkungan yang dulu
-lakukan hobby sesuai passion
-bulatkan tekad untuk menikah

beberapa cara memantaskan diri:
-belajar ilmu agama
-belajar ilmu parenting
- menjaga kebersihan diri
-siap mental (karena sejatinya setelah menikah akan banyak probematika hidup yang harus dipecahkan bersama)

Materi II : Mengungkap Akar Masalah Pacaran
Oleh : Ukhti Muliananda

Kerusakan (contohnya pada kehidupan, seperti bencana alam) menghasilkan masalah yang dikarenakan salah satunya ialah pacaran
akar masalahnya karena manusia jauh dari syariat islam

1. kemaksiatan individu dan keluarga, islam tidak dijadikan landasan kehidupan pribadi, agama tidak dijadikan sebagai pengatur interaksi lawan jenis
2. kemaksiatan lingkungan : adanya sekulerisme yang merajalela dan dianggap wajar
3. pada akhirnya sekulerisme melahirkan generasi hedon

Lokasi : Refans Cafe
Pukul : 16.00-18.00 WITA

Jumat, 27 Oktober 2017

"Buat Mereka Tertawa Setelah Buat Mereka Menangis"

sebenarnya saya ketinggalan beberapa materi awal, sehingga resumenya tidak dimulai dari nomor 1. setelah dicermati materi ini terkait bagaimana kita memperlakukan kedua orang tua kita sehingga mereka tidak bersedih dengan apa yang telah kita perbuat pada mereka. dengan tidak dimulainya menuis resume dari angka 1 sangat memungkinkan terpotongnya informasi, tapi saya tetap ingin menuliskannya,

11. ketika orang tua sakit dampingi mereka
12. jangan sampai ketidaktahuannya buatmu merendahkannya
13. jangan tertawa terbahak-bahak meskipun ada yang konyol dari dirinya
14. bila ada kabar gembira, jadikan mereka yang pertama tahu
15. jaga kesehatan mereka
16. bila orang tua ingin safar dan engkau punya kelebihan dana, maka belikan ia tiket
17. jangan menceritakan kesedihanmu pada orang tuamu, kecuali sangat perlu ( contoh : perceraian)
18. antar orang tua bersilaturahmi ke keluarga yang lain
19. jangan terlalu serin memuji istri didepan ibu (untuk laki-laki)
20. jangan ikut campur masalah orang tua
21. jika ayah menikah lagi, diam-diam saja
22. jangan mengkritik penampilannya kecuali melanggar syariat
23. bila saudara menyakiti orang tua, minta maaflah pada mereka
24. jangan mengagetkannya dengan berita menyedihkan
25. ajarilah mereka agama
26. (sebenarnya ini adalah materi utama, harusnya berada diurutan pertama, tapi diletakkan diakhir supaya mudah diingat) Jadilah anak sholeh yang mendoakan orang tuanya

Lokasi : Masjid Al-Amanah, Ba'da Maghrib-Ba'da Isya

mungkin poin-poin yang diberikan sederhana, tapi sadar gak kita kalau hal diatas merupakan saran yang sangat kita perlukan ?
#ResumeMateri

#RememberThisAdvice

Membentuk Habit Lewat Program "ODOP"

1. Disiplin baca buku, minimal 1 minggu 1 buku
2. Dispilin menulis resume isi buku (resensi, mind mapping, coreran)
3. Disiplin menulis alur untuk bahan tulisan (di notes, hp atau PC)
4. Disiplin menuliskan resume kegiatan seminar, workshop, pengajian dan seminar yang pernah diikuti dalam sebulan
5. Disiplin menuliskan kegiatan bersama keluarga untuk dokumentasi home team
6. disiplin menuiskan kegiatan yang menarik dalam sebuah diary untuk mengasah kepekaan menemukan hikmah yang berserak
7. Disiplin belajar ilmu menulis dari buku, penulis, blog dan website
8. disiplin bangun pagi dan menulis sebelum berangkat beraktivitas/sekolah
9. disiplin mengikuti update berita dan info terkini baik di dunia maya maupin dunia nyata biar nggak kuper dan gaptek
10. disiplin waktu alias tidak menunda-nunda untuk menulis
11. disiplin berdoa minta sama Allah supaya dijauhkan dari rasa malas menulis, membaca dan merenungi hikmah yang didapat setiap harinya
Sumber : Majalah D'RISE edisi September 2017 hal 37 rubrik Writeprener
-------------------------------------------------------------------------------


Salah satu yang pengingat paling menampar sih sebenarnya, karena kata-kata diatas juga bagian yang diajarkan cikgu dan guru les kelas menulis yang pernah saya ikuti, daaan baru sadar ternyata setelah diketik, awal kata depan setiap poin adalah disiplin, sebuah teguran, sebuah doa, semangat terus, jika kamu muncul di timeline tahun depan semoga semua yang diketik telah diterapkan, dan mimpi-mimpi kita menjadi nyata

Rabu, 31 Mei 2017

Terpisah

Lagi kepikiran, rasanya sedih liat kondisi kita sekarang. Contoh kecilnya shalat di masjid, kadang sudah tau ada shaf yang kosong harus diisi malah tidak diisi,alasannya, gak enak sama yang disamping, maunya nanti disuruh isi baru mau isi. Kadang gitu ya, kebanyakan gak enaknya kita. Pernah dengar cerita omnya nabi muhammad gak jadi masuk islam gara-gara gak enak sama kaumnya ?. Terus, disisi lain karena kita maunya juga bikin status buat reminder diri sendiri, sekaligus nyebar kebaikan ke teman-teman malah dinyinyirin "itu akun dakwah atau akun pribadi sih?" "Ubah akun aja gih", padahal kita hanya mau menerapkan apa yang dikatakan dalam surat ali imran ayat 104. Kita kadang kurang sadar, terbuai dengan gemerlap dunia, bahwa kita sekarang sangat jauh dari aturan islam, liat hal yang harusnya jadi sunnah dikiranya bid'ah,mau belajar ilmu agama lebih dalam dikiranya radikal, semoga allah selalu beri kita kemudahan dalam menuntut ilmu agama, amiin :)

BELAJAR DARI BAJU BOLONG

Seakan tertawa mengingat perkara yang tadi terjadi, ketika mengecek tumpukan baju, ada salah satu baju yang bolong tengahnya, saya bergegas ingin menjahitnya. Saran dari bapak saya, untuk yang bolong ditengahnysa sebaiknya ambil kain sisa, Karena bajunya sudah melar tidak cocok lagi untuk dijahit sambung seperti pada umumnya. Sejenak saya terhenti, entah kenapa saran bapak saya itu seperti keadaan yang terjadi sekarang, kalo ada hukum yang tidak sesuai atau sudah tidak cocok, maka solusinya direvisi, solusinya dibuat sesuai dengan perkembangan zaman, bukan kah sudah di sediakan solusinya dari islam ? kembali pada Al-Qur’an dan As sunnah, mengapa lagi harus buat peraturan-peraturan tandingan yag sejatinya belum tentu sesuai dengan syariat islam ? kita ini mahluk ciptaan, bukan pencipta, dan sejatinya ciptaan itu tunduk sama penciptanya ibarat kita sudah dikasi manual book untuk hidup didunia, tapi malah mencari manual book lainnya – silahkan cek al maidah ayat 50

LGBT

Tidak cukupkah kisah dihancurkannya kaum Sodom menjadi pelajaran bagi kita ?
Bisakah diterima akal tentang apa yang dilakukan oleh kelompok ini?
Kenapa harus toleransi sama mereka yang orientasi seksualnya menyimpang ?
Toh Allah sudah mencipakan kita berpasang-pasangan, bukan dengan menyukai sesama jenis
Hari ini menjadi pertanyaan besar mengapa kelompok LGBT bisa semakin besar gaungnya
Bayangkan saja tanpa kita duga pertumbuhan LGBT d Indonesia telah mencapai angka 3% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia
Karena terbiasa dengan kata melambai, Karena menganggap hal tersebut adalah hal wajar maka kelompok ini masih tetap ada.
Semua elemen punya peran penting untuk menyelamatkan mereka yang krisis identitas ini
Bentengi diri dengan iman dan islam, belajar serta menkaji islam lebih dalam, toh hidup bukan berputar tentang hawa nafsu belaka
Ketika kau belajar tentang islam, kan kau temukan nikmarnya berukhuwah. nikmatnya menjalankan aturanaya dan tentunya nikmat mencintai dan membenci Karena allah
Semoga terkuatkan, jangan mudah terseret arus zaman ya 

Selasa, 23 Mei 2017

Tanpa sadar


Hari ini banyak yang kita tidak sadari
Tanpa sadar sudah menceritakan aib orang lain
Tanpa sadar meng-iya-kan perilaku LGBT ditengah kehidupan kita
dan tanpa sadar dengan mudah menilai orang dari luarnya saja

Karena terbiasa menilai, terbiasa disuguhkan hal yang tergolong instan, karena begitu menariknya kehidupan orang lain.
Padahal kalo dipikir, gibah/gossip itu makan daging saudaranya sendiri, sekali lagi tanpa sadar.
Karena sudah biasa-karena sudah mendarah daging-karena sudah jadi bagian dari aktivitas.
Siapa mau disalahkan ? pertanyaan sebaliknya, mau siapa yang disalahkan ? gak ada

Jika dicermati kembali, tidak ada untungnya kita tahu masalah mereka
Hakikatnya manusia memang seperti itu, memuaskan hawa nafsunya termasuk gibah serta perilaku menyimpang social lainnya
Kadang malu sama tulisan sendiri, rasanya seperti nasihati diri sendiri, kenapa mudah sekali menuruti hawa nafsu.

Semoga ketika kamu baca tulisan ini, kamu tersadarkan-bahwa kita sudah sangat terseret jauh dari kehidupan islami yang seharusnya kita amalkan, sekali lagi tanpa kita sadari.

#NoteToMySelf-230517

Minggu, 21 Mei 2017

Menulis = Kehidupan


Menulis itu seperti memlilih. Kita bisa memilih hal apa yang ingin kita tulis, apa yang ingin kita tampilkan, agar pembaca dapat mengerti tulisan kita.

Kehidupan ibaratnya seperti itu, memilih, apakah ingin konsisten melakukan perbuatan yang melanggar syariat, atau taat terhadap aturan agama.

Enaknya Tulisan, kalo salah sisa dihapus, di tipe-ex ataupun di delete. Sayangnya kehidupan tidak bisa seperti itu. Sekali melangkah, sekali mengambil keputusan, maka hal itu yang akan ditempuh, seumur hidup, jika ada kesalahan, hanya bisa diambil pelajaran.

Asiknya tulisan, kita bisa menentukan alur cerita,apakah yang berakhir dengan bahagia atau sedih yang menggantung. Dalam kehidupan, umat muslim ada, koridor yang sesuai, hanya dengan Al-Qur’an dan Asunnah. arena setiap kita ingin akhir yang bahagia, yaitu Surga yang telah ALLAH janjikan.

Layaknya cerita fantasi, kita bebas berangan-angan dengan cerita tersebut. Sayangnya aktivitas dunia itu bukan sebatas angan yang membahagiakan, ia harus ditempuh dengan berbagai kesusahan. Karena bagi hambanya yang taat, janji Allah itu cukup baginya.




Jumat, 19 Mei 2017

TEMAN :(


Hal yang paling disesalkan adalah ketika tidak menjadi pengingat bagimu.
Bukan kah kita teman ?
Bukan kah teman selalu mengingatkan dalam kebaikan ?
Sejatinya teman yang baik adalah yang berani menegur ketika melihat kejelekan pada diri temannya
Ia yang berani tanpa memperdulikan perasaan temannya
Mana yang penting perasaan temannya atau dosa ?
Pada akhirnya semua dilakukan karena rasa sayang, rasa cintanya
Karena kelak ia ingin dikumpulkan bersama dengan temannya di surgaNYA

Bolehkah aku bermohon padamu ? berhentilah bersedih, karena ALLAH selalu ada, tak pernah meninggalkanmu
Jangan kau percaya ia, manusia-manusia dengan mulut manisnya berjanji memberikan kau kebahagiaan
Mengapa kau masih mau bersedih hanya karena dia ? dia yang bahkan mungkin tak memikirkanmu
Cukup sudah bersedih , pasang wajahmu yang sesungguhnya, jangan lagi kau tutupi wajah kesedihanmu didepan kami, temanmu sendiri.

Maafkan aku teman, jika perhatianku tak selalunya berfokus padamu
Maafkan aku yang tak tahu kegelisahan yang kau alami
Ketahuilah, kamu selalu ada dalam doaku
1952017-pergantian malam-ditengah pergulatan batin


Kamis, 18 Mei 2017

TANGISAN PEJUANG

Kadang dipikirnya suatu tangisan berarti kesedihan
Tidak selamanya
Beberapa tangisan kebahagiaan itu seperti hari ini
Liat kamu sehat dan baik-baik saja itu suatu hal yang mengharukan
Menangis lah sayang! Menangis yang keras! Tunjukkan pada dunia bahwa kamu dapat bertahan
Toh kamu hari ini adalah hasil dari perjuanganmu kemarin

Bahkan sejak kamu masih jadi sperma, kamu sudah berjuang untuk menaklukan sperma-sperma yang lain untuk masuk menembus dinding itu
Hari ini jika kamu bersedih, jika kamu putus asa, ingat kembali perjuanganmu
Ingat kembali bahwa kamu memang telah dilahirkan jadi pejuang, maka jangan berhenti
Menangis yang keras! Esok kamu harus lebih kuat dari hari ini. Jangan jatuh sakit, Karena kamulah yang akan menjadi pejuang-pejuang selanjutnya

Ingatlah hari ini sayang! Ingat bahwa tangisanmu dulu pernah begitu lantang hingga teman disampingmu terjaga
Jangan pernah malu dengan identitasmu, setidaknya itu yang menjadi pembeda bagimu dengan yang lain
Dan ingat, pejuang akan terus berjuang, untuk hidupnya, untuk akhiratnya.
18 Mei 2017- pergantian malam-bersama tangisanmu

Minggu, 30 April 2017

TULISAN=CINTA

bagaimana bisa aku menyamakan cinta dengan tulisan ?

sedang cinta banyak macamnya, entah kepada siapa, bentuknya seperti apa, imbuhan ke dan di yang bisa mengubah konteksnya

salah satu betuk cinta adalah dengan tulisan

tak mudah mengucapkan cinta secara langsung, dan bagiku salah satu yang termudah adalah melalui tulisan.

dengan tulisan dapatku salurkan yang kuinginkan, termasuk mencintaimu
lewat tulisan, akan ku katakan padamu bahwa cinta sebenarnya harus berlandaskan kepada-NYA
melalui tulisan akan ku katakan sejujurnya SIAPA mereka yang bermain api di belakangmu
melalui tulisan, ingin kukatakan padamu diluar sana- disaat kita tertidur lelap, masih ada saja yang susah tidur karena tak tahu harus tidur dimana

ku beritakan padamu, dunia yang kejam ini butuh kamu, dan itu takkan terwujud tanpa cinta,
maka menulislah!

kabarkan pada dunia
tentang kekejaman ini, tentang keberpihakan mereka kepada segolongan orang, tentang teganya mereka yang mudah menjual aset negara pada asing,
ceritakan juga pada mereka betapa mudahnya pegangan tangan berlainan jenis dari pada melarangnya
terakhiir jangan lupa beritahukan pada mereka, mereka yang engkau cintai..

bahwa hanya dengan tulisanlah dapat kau serukan, tanpa pandang engkau siapa-apa status sosialmu-bagaimana kau hidup.
dunia hanya akan memandang dari tulisanmu- dan sekali lagi, tulisan dari niat kecintaan lah yang akan menghantarkan hal tersebut

nb: ini tugas tulisan saya, entah bagus atau tidak, niatnya untuk mengefektifkan kata-kata dalam tulisan, yang penting buat dulu, bismillah.
Senin, 010517 dini hari

jangan bersedih

jangan pernah bersedih sayang
tak usah kau risau dengan omongan manusia, mereka hanya berucap sebatas bibirnya saja
bukan mereka yang jadi penentu

tak usah kau pikir!
tugasmu belajar, bahagiakan mereka yang memimpikanmu sukses esok hari
luruskan niatmu sayang, hanya karena ALLAH, bukan yang lain

untukmu yang menangis hari ini, jangan bersedih, suatu hari ketika kamu baca tulisan ini,  semoga kamu telah terkuatkan.

tlah kuingatkan padamu kan ? ini jalan yang kau ambil, buktikan bahwa kamu tak selemah yang mereka fikirkan

Ahad, menuju pergantian malam
300117

Rabu, 19 April 2017

Time Flies~



Tidak ada yang menyangka waktu berjalan begitu cepat, tak dirasa. Hari berganti, minggu berganti, tak dirasa tahun berganti! 2017! Kembali baca postingan tahun 2011, ternyata lucu, ternyata ada gunanya buat blog. Terima kasih untuk pak guru-ku yang menugaskan kami untuk buat blog. Saya masih bisa liat, gaya nulisku dulu seperti apa, sampai perasaanku-serta sifaatku yang dulu sampai sekarang.

Dari segala postingan, isinya pasti kesibukan. Dari situ saya belajar, bukan saya yang tidak punya waktu, tapi saya tidak MENYEMPATKAN waktu buat nulis di blog.

Hari ini, saya ingin menyapa kalian, entah siapa. Pada akhirnya saya tahu setiap tulisan akan menemukan pembacanya.

Cerita sedikit, setelah postingan terakhir tahun 2015, 2017 saya masih baik-baik saja. Masih jadi mahasiswa klinik yang pusing akan nilai-nilai, baru selesai stase kulit dan akan insya allah masuk stase anak, btw tahun 2016 kemarin bulan agustus Alhamdulillah aku di wisudaaa hehe.

Wahai blog, jika tak ada yang baca tak apa. ku ingin kamu ingatkan ku. Bahwa aku akan ceritakan. Tentang skripsiku. Wisudaku. HP ku yang hilang. Hijrahku. Perjuangan yang sekarang kulakukan. Apa yang telah kucapai. Doa-doa yang dikabulkan sang maha Pemurah kepadaku *mau nangis*

Menata masa depan tak mudah. Bahkan injakannya bakal sangat rapuh. Perhatikan langkah. Sukses sedang menunggumu. Bukan didunia, bukan! Di akhirat.
Aku berubah gak ? heheh, dikit ajaaa nanti terbiasa kok!
Waktunya tidur. J selamat tidur, semoga mimpimu terkabulkan J

20 April 2017, Rumah yang kiri-kanan gak ada tetangganya-
Eh lupa bilang! Alhamduillah Anies-Sandi menang quick count!